Latihan Soal - SD/MI - SMP/MTs - SMA | Kategori : Semua Soal


Latihan Soal Teks Editorial - Bahasa Indonesia SMA Kelas 12

Preview:


Ingat, Buton Raya belum terbentuk. Jangan sampai gontok-gontokan ini justru hanya akan menghambat pemekaran. Padahal, masyarakat sudah lama memimpikannya. Tidak penting siapa pelakunya. Toh, pada akhirnya, waktu yang menjawab siapa tulus dan punya modus lain dalam pemekaran.

Terdapat kosakata percakapan di dalam cuplikan di atas, yakni terdapat dalam kalimat….

A. pertama

B. kedua

C. ketiga

D. keempat

E. kelima


Bacalah kutipan berikut!

Sektor perkebunan dan pertanian sejatinya dapat dikelola dan berperan besar untuk mengangkat derajat kehidupan perekonomian masyarakat, khususnya untuk pelaku sektor ini agar sejahtera. Bukan hanya pengusaha, melainkan petani itu sendiri. Paling tidak, nilai ekspor yang dinikmati petani kopi arabika Gayo ini bisa menjadi rujukan. Tingginya nilai jual tersebut terutama karena mutu dan kekhasan citarasa kopi ini.

Saran atau alternatif solusi yang terdapat pada teks editorial tersebut adalah …

A. Nilai ekspor dinikmati petani kopi arabika Gayo karena sudah mendunia

B. Tingginya nilai jual tersebut disebabkan oleh mutu dan kekhasan citarasa kopi ini

C. Pelaku sektor perkebunan dan pertanian harus dikembangkan agar menjadi sejahatera.

D. Bukan hanya pengusaha, petani pun memperoleh keuntungan ekonomi dari pengelolaan itu.

E. Sektor perkebunan dan pertanian berperan mengangkat kehidupan perekonomian masyarakat


Bacalah dengan cermat kutipan teks editorial berikut!

(1) Indonesia kehilangan putra terbaiknya.

(2) BJ Habibie telah meninggalkan dunia ini selama-lamanya.

(3) Siapapun yang mengenal beliau tentu akan teramat sangat kehilangan.

(3) Oleh karena itu, Generasi sekarang hendaknya mencontoh beliau yang selalu positif dan sprotif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

(4) Sebagai warga Yogya, kita pun beruntung.

(5) Sebab, jejak Habibie tersimpan di Taman Pintar Yogyakarta.

Fakta pada teks editorial tersebut terdapat pada kalimat …

A. (1), (2), (3)

B. (1), (2), (5)

C. (2), (3), (4)

D. (2), (4), (5)

E. (3), (4), (5)


Penegasan seperti itu dianggap bukan merupakan pelanggaran, namun pembenaran

Kalimat tersebut dapat dapat diefektifkan menjadi….
___
A. Penegasan seperti itu dianggap bukan pelanggaran, namun untuk pembenaran.

B. Penegasan seperti itu dianggap bukan pelanggaran adalah sebagai pembenaran.

C. Penegasan seperti itu dianggap bukan pelanggaran daripada sebagai pembenaran.

D. Penegasan seperti itu dianggap bukan pelanggaran, tetapi pembenaran.

E. Penegasan seperti itu dianggap bukan pelanggaran, melainkan sebagai suatu


Bacalah dengan saksama penggalan teks editorial berikut!

(1) Sampah menjadi ujian berat karena bukan hanya tentang penerapan teknologi, melainkan juga perubahan gaya hidup hingga orang per orang.

(2) Saking beratnya persoalan sampah, negara-negara seperti Amerika Serikat, Australia, Prancis, dan Jerman pun kewalahan. (3) Mereka yang jemawa dengan citra bahwa negara Barat terdepan nyatanya membuat negara lain menjadi ‘tong sampah’. (4) Pendek kata, mereka menjadi hipokrit.

(5) Sudah bertahun-tahun negara-negara itu memasukkan sampah dan limbah B3 ke komoditas ekspor kertas dan plastik sisa (scrap).

kalimat fakta pada teks editorial tersebut terdapat pada kalimat …

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

E. 5


Bacalah dengan cermat teks editorial berikut!

Pendidikan yang dulu diperjuangkan agar seluruh rakyat mendapatkan hal yang sama, ternyata masih menjadi miliki segolongan orang tertentu. Setiap tahun ajaran baru selalu muncul keganjilan berulang-ulang yakni kebingungan orang tua mencari sekolah untuk anaknya. Ternyata keganjilan itu muncul karena masalah lama belum tuntas. Standardisasai sekolah masih belum jelas sehingga menimbulkan kasta-kasta dalam pendidikan. Sistem kasta tersebut membuat orang tua berlomba-lomba untuk mendapatkan sekolah berkasta tinggi. Sementara, banyak siswa yang tidak masuk ke sekolah favorit bukan karena kurang pandai melainkan karena mereka tidak mampu membayar biaya sekolah yang tinggi. Inilah ironi pendidikan.

Opini redaksi yang terdapat dalam kutipan teks editorial tersebut adalah …

A. Seluruh rakyat mendapatkan hak pendidikan yang sama.

B. Pemerataan pendidikan telah diperjuangkan mati-matian

C. Pendidikan masih menjadi milik segolongan orang tertentu

D. Standardisasi pendidikan akan menimbulkan keganjilan

E. Sekolah berkasta tinggi memerlukan biaya yang tinggi


Bacalah dengan cermat kutipan teks editorial berikut!

(1) Sumber daya manusia merupakan kunci utama untuk membangun Indonesia. (2) Pemberdayaan dan pendidikan sumber daya manusia Indonesia merupakan pondasi negara ini menuju masa depan yang cerah. (3) Sebagaimana pesan dan harapan BJ Habibie yang ditulisnya di Taman Pintar. (4) Almarhum dalam tulisannya sangat menginnginkan bangsa ini mengedepankan sumber daya manusia yang unggul. (5) Mudah-mudahan pembangunan sumber daya manusia untuk memajukan Indonesia benar-benar bisa diwujudkan oleh Presiden Jokowi.

Pendapat dalam teks editorial tersebut terdapat pada …

A. . (1), (2), (3)

B. .(2), (4), (5)

C. (2), (3), (4)

D. (1), (2), (5)

E. (3), (4), (5)


Bacalah teks di bawah ini

Sejenak, mari kita belokkan perhatian. Alih-alih pelengkap kesyikan bergosip infotainment, sistem pemerintahan yang carut-marut, dan gegar Piala Dunia

Lima tahun sudah, diselenggarakan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) jenjang dasar dan menengah, umum, dan kejuruan. Sudah diperoleh sejumlah sekolah bertaraf internasional (SBI), sudah pula ada yang di-drop dari status RSBI ke status sekolah reguler

Isu dalam cuplikan itu berkenaan dengan masalah….

A. sistem pemerintahan

B. status sekolah

C. manajemen pendidikan

D. kehidupan bermasyarakat

E. sekolah bertaraf internasional


Terlepas dari kaitan sebab-akibatnya, dampak kekerasan pada dirinya luar biasa. Bukan hanya korban langsung yang menderita, melainkan juga mencederai nilai kemanusiaan. Ironisnya lagi, kekerasan hari Minggu lalu di Monas justru berlangsung pada peringatan kelahiran Pancasila yang mengamanatkan nilai-nilai keluhuran.

Cuplikan di atas menjelaskan….
___
A. akibat-akibat kekerasan yang luar biasa

B. penderitaan yang di luar batas kemanusiaan

C. tragedi pada peringatan kelahiran Pancasila

D. kekerasan pada hari Minggu

E. amanat nilai-nilai keluhuran


Kita tak perlu tercengang kaget saat Jepang mengalokasikan anggaran untuk pendidikan hingga seratus kali lipat dibanding Indonesia. Sebaliknya, harus kaget saat Bangladesh, yang notabenenya negara kecil, mengalokasikan anggaran untuk pendidikan 2,9 persen dari anggaran nasional mereka. Sementara itu, Indonesia raya di era yang bersamaan hanya 1,4 persen.

Konjungsi antarkalimat dinyatakan dalam kalimat….
___
A. pertama

B. kedua

C. ketiga

D. pertama dan kedua

E. kedua dan ketiga




Tentang LatihanSoalOnline.com

Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.