Latihan Soal Online

PH Sejarah Indonesia SMA Kelas 11 KD 3.1

Latihan soal pilihan ganda PH Sejarah Indonesia SMA Kelas 11 KD 3.1 dan kunci jawaban.


Perhatikan kebijakan dari Raffles dan Van Den Bosch dibawah ini! Kebijakan Raffles “Memberikan kekebasan dalam usaha perdagangan dengan memberi kesempatan rakyat untuk menanam tanaman-tanaman yang laku di pasar internasional”. Kebijakan van den Bosch ” Setiap petani menyediakan 1/5 dari luas tanahnya untuk ditanami tanaman sesuai dengan ketetapan Belanda”. Berdasarkan dua kebijakan tersebut, menurutmu kebijakan mana yang membawa dampak positif bagi bangsa Indonesia sampai saat ini dan disertai alasannya adalah ….

A. kebijakan Raffles, karena kebebasan yang diberikan kepada petani berdampak pada peningkatan hasil pertanian

B. kebijakan Raffles, karena memberikan keuntungan bagi para petani untuk memproduksi tanaman yang laku di pasaran

C. kebijakan Raffles, karena para petani dengan leluasa menanam semua tanaman untuk memenuhi kebutuhan Inggris

D. kebijakan van den Bosch, karena para petani wajib menanam komoditas-komoditas yang laku di pasar internasional

E. kebijakan van den Bosch, karena para petani dikenalkan dengan varietas tanaman baru yang belum dikenal sebelumnya


Jawaban:

Kapal yang dipimpin oleh Antonio de Abreau berhasil mendarat di Ternate pada 1512. Kedatangan Portugis di Ternate ingin mendapat sambutan baik dari Sultan Ternate. Sambutan baik tersebut karena Ternate ingin meminta bantuan Portugis melawan Tidore. Pada tahun 1522, rombongan bangsa Spanyol tiba di Tidore. Kedatangan bangsa Spanyol di Tidore dimanfaatkan oleh Kerajaan Tidore untuk menyerang Ternate. Akhirnya terjadi perselisihan antara bangsa Spanyol dan Portugis. Keduanya bersekutu dengan kerajaan setempat untuk saling mengalahkan. Berdasarkan narasi tersebut, dampak yang dapat ditimbulkan dari perselisihan tersebut adalah ….

A. perselisihan tersebut dijadikan sebagai peluang bangsa Eropa untuk melakukan monopoli perdagangan di kerajaan tersebut

B. kondisi ini akan dimanfaatkan oleh bangsa Eropa untuk memegang kendali pemerintahan di suatu kerajaan

C. para penguasa lokal tidak memperhatikan kesejahteraan rakyatnya karena fokus terhadap kerjasama dengan bangsa Eropa

D. perjanjian yang dilakukan oleh bangsa Eropa dengan kerajaan setempat menyebabkan kemajuan bagi perekonomian kerajaan

E. persekutuan yang dilakukan oleh kerajaan lokal dengan bangsa Eropa menyebabkan kondisi perdagangan semakin menurun


Jawaban:


Berdasarkan gambar tersebut, pernyataan dibawah ini yang mendukung anggapan bahwa Daendels sebagai “Bapak Negara Modern Indonesia” adalah ….

A. membagi pulau Jawa menjadi 23 keresidenan (residentie)

B. memberlakukan sistem sewa tanah (landrent)

C. menjalin hubungan baik dengan penguasa lokal

D. pembayaran sewa tanah dilakukan dengan uang tunai

E. mengangkat Sultan Sepuh sebagai Sultan Yogyakarta


Jawaban:

Dalam menjalankan aktivitasnya , VOC mendapatkan hak oktroi dari pemerintah Belanda. Dengan hak oktroi tersebut, VOC tidak hanya berperan sebagai perusahaan perdagangan, tetapi juga memiliki peran dalam bidang militer dan politik. VOC juga berhasil mengembangkan angkatan lautnya. Keberhasilan tersebut terbukti ketika Angkatan Laut VOC mampu menggeser kekuasaan Portugis di Banten dan Ambon pada 1605. Dari situlah ada anggapan bahwa VOC dianggap telah menyerupai sebuah negara. Latar belakang anggapan itu muncul karena…

A. Raja Willem II memiliki kepentingan dalam setiap aktivitas VOC

B. VOC memiliki wilayah kekuasaan yang ditentukan oleh Kerajaan Belanda

C. VOC dipimpin oleh seorang gubernur jenderal yang paham tentang pemerintahan

D. VOC memiliki kekuasaan dalam segala bidang untuk mengatur wilayah kekuasaanya

E. VOC membentuk pemerintahan yang tidak bertanggung jawab langsung kepada Raja Belanda


Jawaban:

antara kalangan elite pribumi dan orang-orang Eropa mengubah karakter kalangan elite pribumi, terutama dalam status sosial. Status sosial para elite pribumi tersebut diwujudkan dalam bentuk gaya hidup yang mewakili prestise diri terhadap lingkungan sekitar. Pemerintah kolonial menerapkan kebijakan yang mengharuskan para penguasa bergaya hidup menggunakan ciri-ciri serta lambang yang berbeda dari rakyat pada umumnya. Berdasarkan narasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa ….

A. penguasa lokal menolak menjalin kerjasama dengan pedagang dan pemerintah kolonial

B. pemerintah kolonial melarang orang-orang Eropa berinteraksi dengan penduduk pribumi

C. penduduk pribumi menolak kebudayaan yang dibawa oleh bangsa-bangsa Eropa di Indonesia

D. penguasa memiliki derajat dan kedudukan lebih tinggi dari rakyat kebanyakan pada umumnya

E. pemerintah kolonial menggolongkan masyarakat di wilayah jajahannya menjadi beberapa golongan


Jawaban:

Pada awal pembentukannya VOC hanya mengurusi masalah perdagangan Belanda di wilayah Hindi Timur (Indonesia). Dalam perkembangannya, VOC mendapat wewenang dari pemerintah Belanda berupa hak oktroi. Hak oktroi yang dimiliki VOC juga menandakan bahwa….

A. kekuatan VOC atas Indonesia dirasa belum mampu menaklukan kekuasaan lokal

B. VOC ingin menggantikan hegemoni Portugis dan Spanyol atas Kepualau Maluku

C. VOC tidak lagi bertindak sebagai organisasi dagang, tetapi juga sebagai negara

D. VOC berhasil membujuk Kerajaan Belanda agar memberikan hak istimewa

E. Kerajaan Belanda ingin VOC memiliki kekuasaan lebih luas di Indonesia


Jawaban:

Pada masa penjajahan bangsa-bangsa Eropa, sistem feodal dalam masyarakat Indonesia semakin luntur. Kondisi tersebut terjadi karena bangsa-bangsa Eropa melakukan praktik kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Secara bertahap penguasa kolonial berhasil menggeser hak-hak istimewa para penguasa pribumi. Para penguasa kolonial menjadikan para penguasa pribumi sebagai pegawai pemerintahan kolonial. Berdasarkan narasi tersebut, dampak penjajahan bangsa Eropa berpengaruh pada bidang ….

A. sosial

B. budaya

C. politik

D. ekonomi

E. pendidikan


Jawaban:

Pada tahun 1453 Sultan Muhammad II dari Kesultanan Turki Ustmani berhasil menguasai Kontantinopel. Jatuhnya Kontantinopel ke tangan Turki berdampak besar bagi bangsa-bangsa di Eropa karena….

A. perekonomian masyarakat Eropa mengalami kemunduran

B. budaya Islam semakin berkembang di negara-negara Eropa

C. jalur perdagangan antara Eropa dan Asia terputus

D. bangsa Turki Utsmani bermigrasi ke negara-negara Eropa

E. keamanan masyarakat Eropa menjadi terancam


Jawaban:

Pemerintah Gubernur Jenderal Daendels di Hindia Belanda berlangsung sekitar 3 tahun. Selama berkuasa, Gubernur Jenderal Daendels mengeluarkan beberapa kebijakan untuk memperbaiki keuangan pemerintah Belanda. Kebijakan Gubernur Jenderal Daendels untuk memperbaiki keuangan pemerintah Belanda dilakukan dengan cara….

A. membangun jalan raya pos Anyer sampai Panarukan

B. menyewakan tanah kerajaan kepada pihak swasta

C. membangun kota-kota bandar di daerah pesisir

D. membuat peraturan untuk pemberantasan korupsi

E. menarik pajak dari penjualan hasil bumi para petani


Jawaban:

Perhatikan wacana berikut! Sistem pendidikan Barat di Hindia Belanda pada awal abad XX telag menghasilkan kaum intelektual. Keberadaan kaum intelektual kemudian melahirkan golongan elite pribumi modern. Golongan elite inilah yang kemudian menghasilkan ide-ide pemikiran menuju kemajuan dan usaha untuk membebaskan bangsa dari segala bentuk penindasan kolonialisme Belanda. Berdasarkan wacana tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendidikan pada masa kolonial ….

A. mengakhiri praktik kolonialisme melalui cara radikal

B. memunculkan kaum terpelajar yang hidup secara individualis

C. mengenalkan bangsa Indonesia pada kehidupan seluler

D. mengubah tradisi bangsa Indonesia menjadi tradisi Barat

E. memunculkan kaum terpelajar yang menentang kolonialisme


Jawaban:

Keberhasilan VOC mengusir Portugis dari Maluku membuka peluang bagi VOC untuk menerapkan monopoli perdagangan di Maluku . Untuk merealisasikan upaya tersebut, VOC menerapkan beberapa kebijakan. Salah satu kebijakannya adalah Ekstirpasi. Kebijakan Ekstirpasi merupakan kebijakan yang mewajibkan masyarakat untuk menebang tanaman rempah-rempah agar produksinya tidak berlebihan. Berdasarkan pernyataan tersebut, yang melatarbelakangi VOC mengeluarkan kebijakan ekstirpasi yaitu ….

A. kebutuhan tenaga kerja yang sangat besar

B. berorientasi ekspor dalam skala yang besar

C. merugikan keuangan pemerintah Belanda

D. meningkatkan harga rempah-rempah di pasaran

E. kondisi keuangan VOC mengalami defisit


Jawaban:

Dalam sistem tanam paksa, rakyat wajib menanam beberapa jenis komoditas perkebunan seperti kopi, tebu, tembakau, teh, dan nila. Hingga saat ini, berbagai jenis tanaman tersebut masih menjadi komoditas perkebunan yang menguntungkan di Indonesia. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa….

A. sistem tanam paksa membawa dampak positif bagi rakyat Indonesia

B. kebijakan tanam paksa bertujuan mengisi kas pemerintah kolonial Belanda

C. sebagian besar komoditas ekspor di Indonesia berasal dari hasil perkebunan

D. rakyat wajib membeli tanaman ekspor yang tumbuh di tanah milik pemerintah

E. rakyat Indonesia tidak mengalami kerja paksa selama pelaksanaan tanam paksa


Jawaban:

Bagi bangsa-bangsa Eropa, rempah-rempah merupakan masalah kebutuhan dan cita rasa. Oleh karena itu, meskipun harganya mahal rempah-rempah tetap diburu. Orang Eropa lebih memilih rempah-rempah yang berasal dari Indonesia karena berkualitas tinggi. Berkaitan dengan motivasi kedatangan bangsa-bangsa Eropa, uraian tersebut menunjukkan bahwa….

A. sebagian besar orang Eropa berdagang rempah-rempah

B. aktivitas perdagangan rempah-rempah dipelopori bangsa-bangsa Eropa

C. kekayaan alam Indonesia sangat dibutuhkan oleh bangsa-bangsa Eropa

D. bangsa-bangsa Eropa memiliki peran penting dalam perdagangan rempah-rempah

E. rempah-rempah merupakan komoditas perdagangan utama bangsa Indonesia


Jawaban:

Johannes van den Bosh mengusulkan agar pemerintah Belanda menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia. Tujuan penerapan sistem tersebut adalah….

A. memanfaatkan lahan kosong di wilayah Indonesia

B. memperkuat kedudukan Belanda di wilayah Indonesia

C. memperkenalkan rakyat Indonesia tentang sistem pertanian modern

D. mendapatkan komoditas ekspor yang laku di pasar internasional

E. menggeser dominasi Inggris dan Portugis dalam kegiatan perekonomian


Jawaban:

Praktik korupsi yang dilakukan para pegawai VOC muncul karena keinginan memperkaya diri. Mereka tidak lagi memikirkan keuntungan bersama untuk kemajuan VOC, tetapi mereka hanya memikirkan kepentingan pribadi. Tindakan korupsi para pegawai VOC berawal dari seringnya para pegawai tersebut menerima hadiah dan upeti. Akibatnya, beban utang VOC semakin berat dan berujung pada kebangkrutan. Pernyataan yang paling tepat untuk menyimpulkan wacana tersebut adalah….

A. praktik suap menyuap telah muncul sejak masa kekuasaan VOC

B. saham VOC diambil alih oleh pemerintah Kerajaan Belanda

C. praktik korupsi menjadi penyebab utama runtuhnya VOC

D. kesejahteraan pegawai VOC menjadi penyebab kebangkrutan VOC

E. VOC berhasil menguasai perdagangan rempah-rempah di Nusantara


Jawaban:

Penandatangan Kapitulasi Tuntang menandai berakhirnya Republik Bataaf di Indonesia. selanjutnya, wilayah Indonesia dikuasai oleh Inggris. Lord Minto seorang gubernur jenderal EIC di Kalkuta, India menunjuk Raffles untuk menjadi seorang letnan gubernur di Indonesia. Raffles berusaha mengadakan berbagai perubahan dalam bidang pemerintahan dan keuangan. Salah satu kebijakan dari Raffles adalah mengangkat para bupati sebagai pegawai pemerintahan sehingga mendapat gaji dalam bentuk uang. Berdasarkan narasi diatas, yang  melatarbelakangi dikeluarkannya kebijakan tersebut adalah ….

A. mempersempit ruang gerak pejabat lokal untuk mengatur pemerintah daerahnya

B. menerapkan sistem pemerintah tidak langsung atau sistem desentralisasi

C. mengurangi peran penguasa lokal dalam menjalankan roda pemerintahan

D. melakukan pengawasan secara langsung terhadap gerak rakyat Indonesia

E. menjauhkan penguasa lokal dari kegiatan yang dapat menguntungkan dirinya sendiri


Jawaban:

Saat menjabat sebagai gubernur jenderal di Indonesia, Daendels mengaangkat para penguasa pribumi sebagai pegawai pemerintah kolonial (pegawai negeri/binnenland bestuuur). Para pegawai pemerintah tersebut digaji secara bulanan dan dilarang menerima upeti. Dengan demikian, pada masa ini penguasa pribumu khususnya para bupati kehilangan jabatan secara turun temurun. Sementara itu, para pegawai Eropa diberikan kekuasaan besar untuk memperketat pengawasan administrasi dan keuangan pribumi. Berdasarkan narasi tersebut, jika Daendels tidak membuat kebijakan tersebut maka ….

A. rakyat memiliki kebebasan berusaha karena tidak ada sistem kerja paksa yang dilakukan oleh Belanda

B. para penguasa pribumi akan mencari keuntungan yang digunakan untuk kesejahteraan masyarakat

C. penguasa pribumi memiliki kuasa yang besar rakyat sehingga mencari keuntungan bagi dirinya sendiri

D. kekuasaan para bupati akan bertambah dengan melakukan pengawasan langsung atas tanah-tanah rakyat

E. para bupati memiliki kekuasaan yang penuh untuk menguasai beberapa aset yang dimiliki oleh daerah yang dipimpinnya


Jawaban:

Materi Latihan Soal Lainnya:



Tentang LatihanSoalOnline.com

Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.