Latihan Soal Online

Drama - Bahasa Indonesia SMP Kelas 8

Latihan soal dan kunci jawaban Drama - Bahasa Indonesia SMP Kelas 8.


Tokoh baik yang selalu berada di pihak yang benar yang disegani penonton…

A. Trigonis

B. Figuran

C. Protagonis

D. Antagonis


Jawaban:

Sebuah pertunjukkan yang sama seperti drama, namun pemainnya tidak bersuara, tetapi dibantu oleh narator disebut…

A. tonil

B. tablo

C. sendratari

D. lakon


Jawaban:

(1) Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi pemuda kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya kupacari. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktor Nicholas Saputra, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan bodi semampai macam Luna Maya (padahal menurutku, Mawar lebih mirip penyanyi kesukaanmu, Mulan Jamila).

Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cepen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .

A. 1 dan 2

B. 2 dan 3

C. 3 dan 4

D. 4 dan 5


Jawaban:

Gambaran tempat, ruang, waktu, dan suasana cerita disebut….

A. setting

B. plot

C. bloking

D. panggung


Jawaban:

Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa!

Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis.

Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka?

Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita!

Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?

Dikutip dari: Tangis, P. Harianto

Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…

A. kekhawatiran

B. ketakutan

C. kesedihan

D. kegembiraan


Jawaban:

Harsono : (marah) Kau tidak melihat? Taruh di mana matamu?

Pekerja : Maaf Tuan , saya tidak melihat Tuan .

Berdasarkan penggalan di atas, watak Harsono adalah ……

A. Tidak berperasaan

B. Tidak peduli

C. Pemaaf

D. Pemarah


Jawaban:

Perhatikan kutipan drama berikut.

Kuki sedang tidur di atas ranjangnya. Ketika layar dibuka dan lampu

dinyalakan, suasana menggambarkan subuh menuju ke fajar. Cahaya semakin terang. Kuki semakin jelas

terbaring di atas ranjangnya.

Dalam drama, kutipan di atas merupakan tahap…

A. prolog

B. dialog

C. monolog

D. epilog


Jawaban:

Samin : Fred, jangan cepat-cepat bahaya!

Fredi : Alaa, malam begini sepi, tak apa! (Samin menyusul dan menariknya mundur.)

Samin : Kita berhenti dulu!

Fredi : Ah! Lebih cepat sampai ke alamatnya kan lebih baik!

Samin : Ingat yang aku bawa surat penting!

Fredi : Justru itu!

Samin : Pokoknya berhenti, Fred!Aku tidak mau ambil risiko tertangkap Belanda.

Fredi : Baik, Min! Kau yagn pegang komando.

Konflik yang terdapat dalam penggalan drama di atas adalah….

A. terjadinya pertengkaran antara Sarmin dan Fred

B. Keinginan berhenti untuk beristirahat

C. perebutan pemegang komando tugas

D. kekhawatiran akan keselamatan surat penting


Jawaban:

Berikut ini termasuk unsur yang harus ada dalam pementasan drama, kecuali…

A. penonton

B. naskah

C. panggung

D. pemain


Jawaban:

Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa!

Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis.

Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka?

Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita!

Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?

Dikutip dari: Tangis, P. Harianto

Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…

A. kekhawatiran

B. ketakutan

C. kesedihan

D. kegembiraan


Jawaban:

Adegan Ponirah dan Marni dengan menggendong bakul dan mengenakan topi caping.

Marni : Pon … Ponirah!

Ponirah : Ada apa?

Marni : Aku melihat sepintas bayangan orang di sana!

Ponirah : Tenang saja!

Marni : Tenang . . . tenang? Tenang bagaimana? Kalau musuh?

PoniraH : Musuh? Marni, kita ini jualan buah dan tidak punya musuh. Kita harus yakin, yang berani bergerak di malam hari hanya TNI. Ayo jalan!

Marni : Tapi bulu kudukku berdiri.

Ponirah : Maka jangan di sini, ayo terus jalan!

Keduanya berjalan dengan sesekali menoleh ke belakang. Topi caping di tangan kiri. Tangan kanan di balik seakan

memegang senjata.

Situasi yang dilukiskan dalam penggalan drama itu adalah….

A. mencekam

B. mengerikan

C. menjengkelkan

D. mengelisahkan


Jawaban:

Peristiwa mulai terjadinya permasalahan antartokoh sampai pada puncaknya disebut bagian….dalam alur drama.

A. komplikasi

B. klimaks

C. resolusi

D. amanat


Jawaban:

Percakapan dua orang atau lebih dalam sebuah drama disebut ?

A. prolog

B. dialog

C. monolog

D. epilog


Jawaban:

Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?

Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?

Dahlan : Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda…..nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi….juga ada kelemahannya.

Rosana : Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna

Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?

Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?

Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)

Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!

Dahlan : Ya…., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!

Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah….

A. sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur

B. nasib manusia ditentukan oleh Tuhan

C. sifat buruk menurun pada anak

D. anak harus patuh pada orang tua


Jawaban:

Romeo : Petunjuk cinta yang gaib telah mempersatukan aku ke hadapanmu. Dan untuk cinta yang kudapatkan akan kutaruhkan segalanya. Tapi……aku seorang Montague…..

Juliet : Dan aku seorang Capulet. Mengapa kita punya nama? Biarlah aku menjadi bukan Capulet dan kau bukan Montague, Romeo!

Tema yang tersirat dari penggalan drama di atas adalah….

A. kepercayaan

B. persahabatan

C. permusuhan

D. percintaan


Jawaban:

Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.

Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.

Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah….

A. pembual

B. pemarah

C. sombong

D. pemberani


Jawaban:

Ibu : Pak Gi ini benar-benar seorang pejuang yang tak pernah melupakan cita-citanya.

Anak : Cita-cita yang mana, Bu?

Ibu : Bahwa yang tak kalah penting dengan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Lha ini semua kan bukti keberhasilan beliau melawan kemiskinan?

Anak : Ibu sendiri kenapa tidak mengikuti jejak Pak Gi?

Ibu : Sebagai mantan bagian dapur umum, saya tetap berjuang terus, lho! Melawan kelaparan …”

Kado Istimewa, Jujur Prananto

Penggambaran watak Pak Gi yang diungkapkan pengarang pada penggalan di atas melalui ….

A. Ciri-ciri fisik tokoh

B. Lingkungan sekitar tokoh

C. Perbincangan tokoh lain

D. reaksi tokoh-tokoh lain


Jawaban:

Drama yang mengisahkan peristiwa duka disebut….

A. Komedi

B. Trakhis

C. Tragedi

D. Tragedi Komedi


Jawaban:

Percakapan yang harus diucapkan pemeran disebut…

A. kramagung

B. wawancang

C. prolog

D. epilog


Jawaban:

Perhatikan teks drama berikut!

Elis : (Datang dari ruang dalam) “Ya … Pak. Ada apa, Pak?

Kakek : “Mana Ari dan Adi? Sudah sore begini belum

di rumah?”

Elis : “Main … Pak. Tadi bawa motor.”

Kakek : “Aduh, Elis. Bagaimana Anda membesarkan anak?

Akan jadi apa cucuku kelak?”

Elis : “Sudahlah … Pak. Kan, Adi dan Ari sudah biasa naik

motor.”

Kakek : “Kau dan suamimu memanjakannya. Mereka masih

SMP, belum berhak punya SIM.”

Elis : “Biar masa kecil mereka senang, Pak! Tidak seperti

kita dulu.”

Kakek : “Aduh … Lis! Itu, cara mendidik anak yang salah.”

Tokoh Utama dalam penggalan drama tersebut adalah ….

A. Ari dan Adi

B. Elis dan Kakek

C. Kakek, Adi, dan Ari

D. Kakek, Ari, Adi, dan Elis


Jawaban:

Fenita : Kamu harus menentukan sikap. Pilih aku atau dia, sekarang juga!

Verri : Beri aku kesempatan sekali lagi….

Fenita : Tidak perlu basa-basi, kalau tidak aku yang memutuskan, titik!

Penggalan dialog di atas menunjukkan drama sampai pada bagian….

A. komplikasi

B. orientasi

C. resolusi

D. penyelesaian


Jawaban:

“Ah, sudahlah, semua usahaku sia-sia. Aku tak akan berhasil memperbaikinya.”

Nada saat mengucapkan kutipan dialog di atas adalah ….

A. cemas

B. putus asa

C. lega

D. malas


Jawaban:

Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama!

Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)

Dimi : Ka …ka … kami tidak bawa hp (gugup).

Brilian : Periksa kantongnya!!

Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)

Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)

Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).

Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!

Timmy : Siap, bos!

Latar kutipan tersebut adalah …

A. sekolah

B. rumah

C. gudang

D. kantor polisi


Jawaban:

Perhatikan teks drama berikut!

Elis : (Datang dari ruang dalam) “Ya … Pak. Ada apa, Pak?

Kakek : “Mana Ari dan Adi? Sudah sore begini belum

di rumah?”

Elis : “Main … Pak. Tadi bawa motor.”

Kakek : “Aduh, Elis. Bagaimana Anda membesarkan anak?

Akan jadi apa cucuku kelak?”

Elis : “Sudahlah … Pak. Kan, Adi dan Ari sudah biasa naik

motor.”

Kakek : “Kau dan suamimu memanjakannya. Mereka masih

SMP, belum berhak punya SIM.”

Elis : “Biar masa kecil mereka senang, Pak! Tidak seperti

kita dulu.”

Kakek : “Aduh … Lis! Itu, cara mendidik anak yang salah.”

Sikap Elis terhadap anaknya pada percakapan tersebut adalah …

A. sayang

B. bijaksana

C. memanjakan

D. tegas


Jawaban:

Perhatikan kutipan naskah drama berikut!

Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek?

(menahan marah)

Aji : […]

Rina : Maaf..maaf enak saja!

Aji : (dengan amat menyesal)

Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?

Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.

Aji : (dengan tersenyum)

Oke, Bos!

Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah…

A. Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.

B. Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.

C. Begitu saja kok kamu marah, Rin.

D. Baiklah aku akan beli yang baru.


Jawaban:

Materi Latihan Soal Lainnya:



Tentang LatihanSoalOnline.com

Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.